Umumnya membuat aplikasi android terdapat 2 metode hybrid dan native, kalau native menggunakan bahasa Java dan tentu saja menggunakan Eclipse atau Android Studio dalam pembuatannnya.
Sedangkan hybrid kita bisa menggunakan Cordova, Ionic atau React Native, umumnya hybrid memakai bahasa HTML dan JavaScript. Baik Native dan Hybrid punya kelebihan dan kekurangan masing - masing.
Selain itu terdapat juga alternative untuk membuat aplikasi android sebagai contoh App Inventor dan Thunkable, juga apk builder secara online seperti AppsGeyser.
Dalam aplikasi Android kita tidak asing lagi yang namanya iklan (Admob), baik dalam bentuk banner atau seperti pop up (Interstitial), mayoritas pembuat aplikasi mendapat penghasilan dari iklan tersebut.
Nah pada bahasan ini, gue bakalan kasih tau ke bosque semua, gimana sih caranya memasang iklan admob di Thunkable dan gimana sih cara meningkatkan impressinya. Tenang bosque untuk menggunakan thunkable tidak perlu skill ngoding kok, kalau mau belajar sih gak papa.
Sering banget kan di group group facebook atau di WA ada orang iseng pamerin apk nya tanpa ngasih tau tips dan triknya, mungkin ini sedikit mengobati rasa penasaran bosque semua.






